Seperti kehidupan, bisnis juga tak selamanya berjalan mulus. Kadang Anda disibukkan oleh konsumen yang terus berdatangan. Di lain waktu, Anda mendapati usaha yang dijalankan mendadak sepi.

Apa yang terjadi? Apa konsumen sudah menemukan tempat lain dengan produk lebih murah? Anda mungkin akan panik dalam situasi tersebut, apalagi kalau keuntungan terus mengalami penurunan. Akan tetapi, jangan terlalu lama membiarkan diri Anda larut dalam kecemasan. Segera bangkit dan lakukan enam hal di bawah ini untuk menyelamatkan bisnis.

  1. Perbaiki layanan dengan konsumen

Layanan kurang memuaskan atau mengecewakan adalah salah satu faktor yang kerap menjatuhkan bisnis ke jurang kebangkrutan. Apabila Anda mulai sering menerima keluhan yang kurang mengenakan, sudah saatnya Anda memperbaiki hubungan dengan konsumen. Buatlah survei seputar pelayanan dan pelajari setiap feedback untuk memoles lagi kualitas Anda dalam memuaskan pelanggan.

  1. Berinovasi dengan cara yang kreatif

Bisa jadi penyebab konsumen perlahan meninggalkan Anda adalah produk yang kurang kekinian. Ini tandanya ada harus melakukan inovasi. Pelajari tren yang sedang diminati pasar, lalu aplikasikan pada produk Anda dengan cara kreatif. Misalnya, kalau Anda menjual kopi, sediakan iced coffee aneka rasa yang sedang digandrungi muda-mudi masa kini.

  1. Terapkan strategi pemasaran terbaru

Strategi pemasaran selalu mengalami perubahan mengikuti tren pasar. Anda yang jarang atau tak pernah update perkembangan terbaru bakal ketinggalan banyak informasi. Namun, belum terlambat bagi Anda untuk meningkatkan semuanya. Segera cari strategi yang sesuai, lalu terapkan agar bisnis Anda kembali berjalan seperti semula.

  1. Optimalkan kinerja dan perkuat komitmen

Kinerja staf atau asisten yang membantu menjalankan bisnis dapat mempengaruhi bisnis Anda. Jika dalam identifikasi masalah Anda mendapati penurunan kinerja, segera adakan pertemuan dengan para pekerja. Tanyakan hal-hal yang mereka harapkan dan masukan yang bisa Anda benahi. Cara ini pun akan mengeratkan kembali komitmen di antara pegiat bisnis dengan pekerjanya.

  1. Memperluas jaringan atau relasi kerja

Memperluas jaringan atau relasi kerja bukan cuma membantu Anda menyelamatkan bisnis, melainkan juga mempertemukan Anda dengan rekan-rekan baru yang potensial. Tak menutup kemungkinan Anda dapat menjalin kerja sama baru yang akan membuat bisnis Anda tak sepi lagi. Di sisi lain, Anda juga harus menjaga hubungan baik dengan mereka.

  1. Siapkan bisnis pendukung atau sampingan

Sekiranya bisnis utama Anda nyaris tak punya kesempatan buat diselamatkan, segera siapkan bisnis pendukung atau sampingan. Dengan begitu, Anda bisa langsung pindah apabila kemungkinan buruk terjadi. Pastikan juga bisnis sampingan Anda cukup stabil dan dijalankan dengan strategi yang tepat agar Anda tak mengulangi kesalahan.

Semoga tip-tip ini membantu Anda memperbaiki bisnis yang hampir kolaps!