usb-plastik-23

Brand atau merek adalah image atau persepsi konsumen tentang perusahaan atau produk yang ditawarkan. Sedangkan branding adalah cara mengkomunikasikan brand perusahaan atau produk kepada konsumen, sehingga konsumen mendapatkan persepsi bahwa brand tersebut merupakan solusi yang terbaik bagi kebutuhan konsumen. Melalui branding, perusahaan ingin memotivasi konsumen dan menciptakan loyalitas konsumen terhadap brand yang ditawarkan, sehingga akan terjadi penjualan secara terus menerus. Dengan brand yang kuat dan strategi branding yang tepat, tentunya diharapkan perusahaan dan produk yang ditawarkan akan meraih kesuksesan.

Agar brand yang ditawarkan menarik, mudah diingat konsumen, dan mampu menciptakan loyalitas konsumen, brand dan strategi branding harus didesain agar komunikatif dan dapat diterima oleh konsumen yang menjadi target pasar brand tersebut. Berikut adalah langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan saat membuat desain branding.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menetapkan identitas brand yang akan didesain, apa karakter, filosofi, dan pesan yang akan ditonjolkan dalam brand tersebut. Tetapkan visi misi yang ingin diraih dengan desain brand tersebut. Pilihlah desain dan nama yang orisinal, yang menonjolkan keunikan brand yang kita desain, sehingga mudah diucapkan dan mudah diingat oleh calon konsumen.

Selanjutnya, tentukan target pasar yang akan dibidik. Tempatkan diri kita sebagai pelanggan untuk memahami bagaimana mereka mempersepsikan brand yang kita desain serta bagaimana emosi yang muncul saat pelanggan berinteraksi dengan brand. Bayangkan media komunikasi yang sebaiknya digunakan untuk berkomunikasi dengan target calon pelanggan, apakah melalui social media, secara online, atau justru menggunakan media tradisional.

Dalam mendesain brand, jika menggunakan mitra, penting untuk memilih mitra desain dengan hati-hati. Mitra desain yang dipilih sebaiknya memiliki pengalaman membuat desain brand yang berkesan professional. Tak hanya pengalamannya, pilihlah mitra yang memiliki chemistry yang sesuai dengan kita, serta benar-benar memahami kita, bisnis kita, dan produk yang ditawarkan, sehingga desain yang dihasilkan dapat mewakili karakter, filosofi, dan pesan dari brand kita.

Dalam proses mendesain brand, sadarilah bahwa brand merupakan benda “hidup” yang berevolusi. Lakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Jika terjadi perubahan, seperti perubahan budaya dalam masyarakat, perkembangan pasar, perubahan target pasar, atau perkembangan produk, lakukan evaluasi apakah desain brand eksisting masih relevan atau harus di-rebranding dengan desain baru yang lebih sesuai perkembangan.