Laser-4-fungsi-new-500x500

Merchandise perusahaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai souvenir, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi perusahaan dan produknya. Berbagai jenis merchandise telah digunakan sebagai sarana promosi, mulai dari pulpen, mug, boneka maskot, tas belanja, USB flashdisk, kaos, hingga benda-benda fungsional lainnya yang diberi logo perusahaan atau produk. Membuat merchandise promosi merupakan strategi pemasaran yang efektif dengan biaya ekonomis. Jika dihitung-hitung, biaya yang digunakan jauh lebih murah dibandingkan dengan pemasangan iklan di media cetak atau media elektronik.

Dengan fungsinya sebagai sarana promosi, tentunya benda-benda merchandise ini harus dipilih atau didesain sedemikian rupa sebelum diproduksi dalam jumlah cukup besar, sehingga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Hal ini tentunya menjadi perhatian perusahaan untuk memastikan biaya merchandise yang dikeluarkan cukup pantas dan efisien. Biaya merchandise perusahaan terdiri dari beberapa komponen, antara lain biaya desain dan biaya produksi. Untuk biaya produksi merchandise, hal ini sangat bergantung pada benda yang dipilih untuk dijadikan merchandise, serta berapa banyak merchandise yang akan diproduksi. Jika merchandise yang diinginkan tidak tersedia di produsen merchandise dan harus didesain terlebih dahulu, maka biayanya ditambah dengan biaya desain. Besarnya anggaran biaya merchandise perusahaan sangat bergantung pada kebijakan perusahaan, namun biasanya biaya merchandise merupakan bagian dari anggaran biaya marketing.

Dalam memilih jenis barang yang akan dijadikan merchandise, perusahaan perlu mempertimbangkan banyak hal: berapa anggaran yang mereka miliki untuk membuat souvenir, serta bagaimana profil calon konsumen yang disasar. Saat ini sudah banyak penyedia merchandise promosi dengan pilihan barang yang beragam dan rentang harga yang sangat lebar, mulai dari harga Rp5.000 per barang untuk barang-barang seperti tas produk dan pena, hingga barang promosi dengan harga di atas Rp100.000 per barang seperti USB flashdisk, kaos polo, atau powerbank.

Selain jenis barang yang dipilih, jumlah merchandise perusahaan yang akan diproduksi juga mempengaruhi biaya yang harus dikeluarkan. Semakin banyak merchandise yang diproduksi, tentunya biaya yang dikeluarkan perusahaan akan semakin tinggi. Namun demikian, jika merchandise yang akan diproduksi cukup banyak, produsen biasanya akan memberikan diskon volume, sehingga harga per barang akan lebih murah. Hal ini perlu diperhitungkan dengan cermat, untuk memastikan apakah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk merchandise cukup layak dan efisien.