Bikin barang promosi tanpa mencantumkan logo perusahaan bak melamar pekerjaan tanpa menyebut identitas Anda. Sefatal itukah pengaruh absennya logo dari merchandise?

Fungsi logo untuk perusahaan
Logo, seperti halnya nama, menjadi identitas kuat dari sebuah perusahaan yang bakal melekat di benak konsumen. Semakin kuat konsepnya, semakin lama juga logo tersebut bercokol dalam ingatan. Hal ini pula yang membuat logo sebaiknya dicantumkan ke produk promosi Anda.

Ada pun fungsi-fungsi logo yang akan membuat souvenir promosi Anda bakal mengundang atensi dari konsumen, antara lain:

⦁    Membuat bisnis atau brand berbeda
Hampir semua perusahaan atau pelaku bisnis merancang logo untuk memudahkan konsumen mengenali mereka. Maka dari itu, desain yang digarap serius akan membuat perusahaan maupun brand Anda cepat diketahui target pasar. Biasanya, desainer akan melakukan riset terlebih dulu agar logo yang dihasilkan unik tanpa mengurangi pesan yang disampaikan.

⦁    Mengidentifikasi perusahaan atau bisnis
Menyambung dari poin sebelumnya, logo yang Anda tempatkan pada merchandise perusahaan akan membantu konsumen mengidentifiasikan beberapa hal. Antara lain industri yang dijalankan, produk yang ditawarkan, nilai dari merek, hingga lokasi pusat bisnis. Logo yang konsepnya dipersiapkan dengan matang umumnya tampak simpel, tetapi mampu menyampaikan semua informasi tadi.

⦁    Membangun pengakuan bisnis atau perusahaan
Fungsi selanjutnya dari logo adalah membantu pengakuan bisnis atau perusahaan di mata konsumen. Merek-merek terkenal yang bertahan selama puluhan tahun sudah langsung dikenali siapa saja—target atau non-target—tanpa perlu memperlihatkan logo. Memang butuh waktu buat membangun imej dan pengakuan, tetapi kalau berhasil, bisnis Anda dijamin berkembang pesat.

Elemen-elemen pada logo perusahaan
Setelah mengetahui fungsi logo, termasuk pada souvenir perusahaan, kini mari kenali elemen-elemen yang sebaiknya Anda perhatikan juga.
⦁    Tipografi. Elemen yang satu ini menjadi prioritas yang harus diperhatikan dari sebuah logo. Dalam hal ini, pastikan jenis dan ukuran hurufnya dapat dibaca konsumen;
⦁    Citra atau imej. Simbol dan ikon bakal membantu konsumen mengidentifikasi jenis bisnis atau brand yang Anda jalankan pada perusahaan tersebut;
⦁    Warna. Permainan warna akan mempengaruhi keputusan konsumen membeli produk, termasuk logo pada USB promosi, notebook, atau item promosi lainnya;
⦁    Konteks. Kapan dan di mana logo diaplikasikan akan membuatnya mempengaruhi pemikiran konsumen terhadap perusahaan atau bisnis;
⦁    Elemen statis dan dinamis. Elemen statis diterapkan di persimpangan jalan atau baliho sementara elemen dinamis pada platform digital.

Dengan mengenali fungsi dan elemen, akan lebih mudah bagi Anda untuk memasang logo pada produk promosi. Entah itu mug, kaos, atau souvenir USB. Jadi, konsumen juga tak akan kebingungan mengenali perusahaan maupun bisnis yang dikembangkan.

Semoga pengetahuan Anda seputar pemakaian logo pada produk kian bertambah!