Menggunakan souvenir sebagai barang promosi adalah hal umum yang dilakukan promosi untuk berbagai tujuan. Dari meningkatkan brand awareness hingga ucapan terima kasih kepada pelanggan.

Efektivitas yang diberikan souvenir atau merchandise pula yang membuat strategi pemasaran tersebut masih diterapkan sampai sekarang. Apa Anda salah satu pihak yang berencana memakai metode ini? Nah, supaya hati para calon pembeli cepat terpikat, mari aplikasikan rangkaian tip berikut ini!

⦁    Terapkan segmentasi target yang spesifik
Memang akan lebih mudah bagi Anda untuk melakukan pemasaran kalau targetnya sudah jelas. Akan tetapi, melakukan segmentasi yang lebih spesifik bukan hanya membantu Anda menentukan jenis promosi, melainkan juga souvenir promosi yang dirancang. Segmentasi sendiri bisa Anda tentukan berdasarkan demografi (umur, jenis kelamin, pekerjaan, golongan ekonomi, dan lain-lain) maupun geografi (kota/kabupaten, provinsi, negara).

⦁    Pelajari insight dari target pasar Anda
Insight bisa Anda pelajari melalui keinginan (want), kebutuhan (need), hingga kegelisahan/ketakutan (fear) yang dirasakan target pasar terhadap satu hal. Jika Anda sudah memegang kuncinya, maka akan mudah bagi Anda buat melahirkan solusinya dalam bentuk brand. Lantas, apa hubungannya dengan merchandise promosi? Jelas, saat Anda sudah menggenggam insight, Anda tak akan sulit mencari item maupun desain yang pantas digunakan untuk souvenir perusahaan.

⦁    Menelusuri tingkah laku konsumen
Bagaimana target pasar Anda menjalani kegiatan sehari-hari? Bagaimana cara mereka menanggapi sesuatu? Apa hal yang mereka cari setelah bangun tidur? Menelusuri behaviour atau tingkah laku para konsumen adalah langkah selanjutnya yang akan membantu Anda memilih souvenir yang bakal menarik minat mereka. Bukan tak mungkin salah satu inspirasi Anda buat menentukan souvenir perusahaan datang dari hal-hal yang mereka lakukan sehari-hari.

⦁    Susun daftar point of contact konsumen
Apa itu point of contact? Point of contact merupakan satu titik komunikasi yang bakal disentuh calon pelanggan Anda dari bangun sampai tidur lagi. Singkatnya adalah barang-barang yang mereka pakai sehari-hari. Ketika Anda menemukan satu item spesifik, maka tak akan sulit buat menentukan barang apa yang akan dijadikan sebagai merchandise. Misalnya, kalau target Anda mengoperasikan komputer untuk bekerja, maka USB promosi bisa dimanfaatkan sebagai souvenir.

⦁    Memanfaatkan tren yang beredar di pasar
Selalu mengetahui tren pasar bakal membantu Anda dalam banyak hal, salah satunya adalah memilih souvenir buat kebutuhan promosi. Sebagian besar konsumen tertarik dengan barang gratis, terutama kalau ternyata item tersebut sedang dibutuhkan mereka. Anda mungkin saja bisa memakai barang yang tak sedang ramai dibincangkan pasar. Hanya saja bakal membuat konsumen meragukan kredibilitas Anda sebagai perusahaan.

Entah souvenir USB atau sekadar alat tulis, mudah-mudahan merchandise pilihan Anda dapat menjadi magnet yang menarik pembeli!